Logo

Daftar Berita

Sidang Tesis: Magister P.S Fitopatologi a.n Mei Lita Fitriani

Tahapan terakhir sebelum diselenggarakanya wisuda bagi mahasiswa di Institut Pertanian Bogor, baik program sarjana sampai program pascasarjana adalah prosesi sidang. Bagi mahasiswa program pascasarjana S2 prosesi sidang tesis menentukan lulus tidaknya mahasiswa tersebut, maka proses sidang ini sangat menentukan nasib mereka. Pada segmen ini akan diberitakan mengenai sidang tesis mahasiswa pascasarjana yang ada di Departemen Proteksi Tanaman IPB.

Bagian pertama pada segmen ini adalah liputan tentang sidang mahasiswa program studi fitopatologi yang bernama Mei Lita Fitriani, sidang dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2018, bertempat di Ruang Sidang 1 (RS 1) Departemen proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian – IPB.

Mahasiswa pascasarjana yang menjadi calon Master ini merupakan mahasiswa yang berada dibawah komisi pembimbing Dr. Ir. Suryo Wiyono,M.Sc.Agr, dan Prof. Dr. Ir. Meity Suradji Sinaga, M.Sc. Dosen yang bertindak sebagai penguji luar komisi adalah Dr. Efi Toding Tondok, S.P, M.Sc.Agr. Sdr Mei Lita Fitriani menyampaikan hasil penelitian tesisnya yang berjudul ”Potensi Kolonisasi Mikoriza Arbuskular dan Cendawan Endofit dalam Pengendalian Layu Fusarium Bawang merah”.

Penelitian tesis sdr Mei Lita Fitriani ini mengidentifikasi potensi cendawan sebagai agens hayati untuk pengendalian penyakit pada tanaman bawang merah.

PDF Download

Kunjungan Direktorat Perlindungan Hortikultura, Kementan RI

Sebanyak 20 orang staf Direktorat Perlindungan Hortikultura, Kementan RI (Ditlin Horti) mengunjungi Departemen Proteksi Tanaman – IPB, tujuan dari bertandangnya para staf ini adalah untuk melakukan konsultasi mengenai perlindungan tanaman hortikultura dengan staf dosen di PTN, selain bertemu dengan staf dosen PTN, rombongan juga disambut oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Suwardi, M.Agr. Pertemuan ini berlangsung pada tanggal 11 Desember 2018 bertempat di Ruang Sidang 1 (RS1) PTN. Pertemuan berlangsung selama lima jam.

PDF Download

Selamat

Periode oktober sampai dengan November 2018 menjadi periode yang sangat mebahagiakan bagi Departemen Proteksi Tanaman, karena pada periode bulan tersebut civitas akademika Departemen Proteksi Tanaman mendapatkan beberapa prestasi yang membanggakan. Prestasi-prestasi tersebut akan terangkum dalam artikel ini

PDF Download

Beasiswa Kapten 47 Periode ke-4

Akhir November 2018 lalu, Keluarga Alumni Proteksi Tanaman 47 telah menyeleksi penerima Beasiswa Kapten 47 periode ke-4. Program yang sudah berjalan selama 4 semester ini menjaring para mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan baik dalam bentuk biaya UKT maupun biaya hidup bulanan. Sumber dana beasiswa diperoleh dari penghimpunan dana zakat profesi sebesar 2.5% dari total penghasilan bulanan yang dikumulatifkan dan dikelola oleh 25 anggota selama 6 bulan untuk setiap periodenya.

Pendaftar Beasiswa Periode 4 berasal dari mahasiswa S1 Proteksi Tanaman angkatan 53, 54, dan 55 yang ber-UKT maksimum Rp 7.000.000,-. Total pendaftar pada periode ini adalah 21 orang yang diseleksi kelayakan esai dan besaran UKT-nya. Sebanyak 18 orang terpilih dalam seleksi esai dan besaran UKT, lalu dilanjutkan dengan seleksi formulir dan rekomendasi dari 2 orang teman sekelas di angkatan masing-masing.

Pada tahap ini, sebanyak 12 orang telah mengembalikan formulir berikut rekomendasi dari 2 orang temannya. Sementara 6 pendaftar lainnya tidak mengembalikan atau tidak diperkenankan mengembalikan formulir. Beberapa alasannya: 1. Pendaftar telah diterima pada beasiswa lain yang waktu seleksinya lebih awal dari Beasiswa Kapten 47, 2. Pendaftar yang diketahui telah menjadi penerima beasiswa lainnya, dan 3. Pendaftar terlambat memeriksa informasi di email dan pengembalian formulir melewati batas waktu.

Anggota Kapten 47 yang seluruhnya dapat terlibat dalam semua tahapan seleksi diberikan kewenangan untuk mereview esai dan formulir yang masuk. Setelah direview, dibuat sistem perankingan untuk menentukan pendaftar yang paling layak. Hasilnya lalu direkapitulasi dan diumumkan untuk kembali didiskusikan bersama seluruh anggota. Beberapa keputusan yang dihasilkan adalah:

1. Penerima Beasiswa Kapten 47 terdiri dari 8 orang. Sebanyak 4 orang merupakan penerima pada Periode 3 yang masih layak menerima beasiswa, dan 4 orang lainnya adalah penerima baru hasil seleksi Periode 4. Kedelapan mahasiswa tersebut adalah:

a. Beasiswa UKT

  • Wika Gustiah (PTN 53)
  • Afifah Meilani (PTN 54)
  • Andri Saputra (PTN 54)
  • Dinda Oktarina Saputri (PTN 54)
  • Inas Shofura (PTN 55)
  • Puteri Rizky Naafiah (PTN 55)

b. Beasiswa Bulanan

  • Kristoforus Sinyong (PTN 54)
  • Fahira Hanifah (PTN 54)

2. Besaran beasiswa yang diberikan adalah:

a. Rp 1.000.000,- per semester bagi penerima yang ber-UKT Rp 1.000.000,-

b. Rp 2.000.000,- per semester bagi penerima yang ber-UKT Rp 4.000.000,- sampai Rp 7.000.000,-

c. Rp 250.000,- per bulan bagi penerima Beasiswa Bulanan

3. Kapten 47 berkomitmen untuk memberikan Beasiswa UKT dan Beasiswa Bulanan sampai mahasiswa tersebut menyelesaikan semester 8, selama tidak menerima beasiswa dari sumber lainnya.

Kapten 47 senantiasa memohon dukungan dan doa dari civitas akademika Departemen Proteksi Tanaman agar program ini dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi banyak mahasiswa khususnya yang sedang menimba ilmu untuk menjadi seorang sarjana pertanian.

PDF Download