Dua Dosen IPB University Terlibat dalam Riset Global yang Raih Penghargaan Internasional Bergengsi

Dua Dosen IPB University Terlibat dalam Riset Global yang  Raih Penghargaan Internasional Bergengsi

Dua Dosen IPB University Terlibat dalam Riset Global yang Raih Penghargaan Internasional Bergengsi

Dua dosen sekaligus peneliti dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University, yaitu Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Purnama Hidayat, M.Sc., telah mengharumkan nama Indonesia di kancah ilmiah internasional. Keduanya terlibat dalam kolaborasi riset lintas negara bersama Dr. Zia Mehrabi dari University of Colorado, Amerika Serikat, dan 57 ilmuwan lainnya dari berbagai negara.

Hasil penelitian kolaboratif tersebut berhasil meraih penghargaan sebagai Pemenang publikasi berdampak terhadap kelestarian bumi dalam event Internasional yg diselenggarakan oleh frontier (https://www.frontiersplanetprize.org/news/internationalchampions2025), sebuah penghargaan bergengsi yang memberikan insentif sebesar 1 juta USD kepada proyek sains paling inovatif yang memberikan solusi nyata bagi keberlanjutan Bumi.

Frontiers Planet Prize diselenggarakan oleh Frontiers Research Foundation untuk mendorong dan mengakselerasi penelitian sains yang berdampak langsung terhadap keselamatan planet. Dalam kompetisi ini, para pemenang dipilih berdasarkan kontribusinya dalam mengembangkan pemahaman terhadap sistem Bumi dan upaya mereka dalam menghadirkan solusi konkret agar umat manusia tetap berada dalam batas aman planet ini.

“Pencapaian ini menjadi bukti kontribusi luar biasa ilmuwan Indonesia, khususnya dari IPB University, dalam riset global untuk menyelamatkan masa depan planet bumi,”

Penelitian yang mereka kontribusikan ini telah dipublikasikan di jurnal science terkemuka dunia, Science, dengan judul:

“Farming Practices: Joint environmental and social benefits from diversified agriculture.” (https://www.science.org/doi/full/10.1126/science.adj1914)

Dalam publikasi ini, tim peneliti mengkaji manfaat diversifikasi pertanian terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Studi tersebut menyintesis data dari 24 studi di 11 negara dengan total 2.655 petani, menunjukkan bahwa strategi diversifikasi, baik dalam bentuk integrasi tanaman, ternak, konservasi air, dan keanekaragaman hayati yang mampu memberikan dampak positif ganda bagi ekosistem dan kehidupan manusia, termasuk peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Menariknya, hasil riset ini menyimpulkan bahwa kombinasi beberapa strategi diversifikasi pertanian memberikan dampak lebih besar dibanding penerapan strategi tunggal. Temuan ini menjadi landasan penting bagi penyusunan kebijakan yang mendukung pertanian berkelanjutan.

Keterlibatan Prof. Damayanti Buchori dan Prof. Purnama Hidayat dalam tim riset lintas disiplin ini mempertegas posisi IPB University sebagai pusat keunggulan sains tropika yang aktif berkontribusi dalam agenda global, termasuk isu-isu strategis seperti perubahan iklim, krisis keanekaragaman hayati, dan ketahanan pangan dunia.

Dengan diraihnya penghargaan internasional ini, diharapkan akan semakin banyak ilmuwan Indonesia yang terlibat dalam kolaborasi global yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc.

Pesan: Ini merupakan sebuah pengalaman yang sangat unik, bukan saja karena kerjsama lintas benua, tetapi karena data ini dikumpulkan dari berbagai negara yang melakukan risetnya secara sendiri2 dan terpisah. Ternyata setelah dilihat, ada “commonalities” across the world (ada kesamaan lintas negara, lintas benua), yang justru memperkuat praktik2 pertanian  lokal, bahwa diversified agriculture (misal mix cropping, integrated farming) justru menghasilkan win-win solution dilihat dari sisi socio-ekonomi dan lingkungan. Riset ini mempertemukan antara sains barat dan pengetahuan lokal dalam skala dunia.

Prof. Dr. Ir. Purnama Hidayat, M.Sc.

Pesan: Kedua peneliti menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menjadi bagian dari kolaborasi yang menghasilkan artikel ilmiah di jurnal Science, yang memberikan dampak bagi pelestarian lingkungan global dan pertanian berkelanjutan. Pengalaman ini semakin menguatkan komitmen mereka untuk terus berkarya dan memperluas jejaring kerjasama dengan peneliti di tingkat nasional maupun internasional.