Guest Lecture Seri 41 Bahas Pemanfaatan DNA Barcoding dalam Identifikasi Serangga

Guest Lecture Seri 41 Bahas Pemanfaatan DNA Barcoding dalam Identifikasi Serangga

Guest Lecture Seri 41 Bahas Pemanfaatan DNA Barcoding dalam Identifikasi Serangga

Departemen Proteksi Tanaman IPB University kembali menghadirkan Guest Lecture Seri 41 sebagai bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan perkembangan teknologi di dunia industri. Pada seri kali ini, Departemen Proteksi Tanaman berkolaborasi dengan PT Genetika Science Indonesia untuk menghadirkan wawasan mengenai perkembangan teknologi molekuler dalam bidang identifikasi hama dan serangga.

Guest Lecture Seri 41 mengangkat tema “From Morphology to DNA: Insect Identification Using DNA Barcoding”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di RK OFAC 4 B12.

Materi disampaikan oleh Yonadita Pramesti, selaku Field Application Specialist PT Genetika Science Indonesia. Kehadiran praktisi dari industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif mengenai perkembangan metode identifikasi serangga, khususnya pemanfaatan teknologi DNA barcoding.

Secara konvensional, identifikasi serangga banyak dilakukan berdasarkan karakter morfologi, seperti bentuk tubuh, struktur antena, sayap, tungkai, maupun karakteristik bagian tubuh lainnya. Meskipun metode morfologi memiliki peran penting dalam taksonomi dan identifikasi, terdapat kondisi tertentu ketika identifikasi menjadi lebih sulit, terutama pada spesies yang memiliki kemiripan morfologis atau berada pada fase perkembangan tertentu.

Teknologi DNA barcoding menawarkan pendekatan molekuler dengan memanfaatkan potongan DNA tertentu sebagai penanda untuk membantu proses identifikasi organisme. Pendekatan ini dapat menjadi pelengkap metode morfologi dan membuka peluang identifikasi yang lebih akurat dalam berbagai kebutuhan penelitian maupun aplikasi di dunia industri.

Kegiatan Guest Lecture Seri 41 terintegrasi dengan sejumlah mata kuliah pada jenjang sarjana dan pascasarjana, yaitu Bioteknologi dalam Proteksi Tanaman (S1), Biologi Molekuler dan Genetika Penyakit Tumbuhan (S3), Aplikasi Biologi Molekuler dalam Entomologi (S2), serta Teknik Mutakhir dalam Fitopatologi (S2). Integrasi tersebut menunjukkan pentingnya pemahaman teknologi molekuler dalam mendukung berbagai bidang ilmu proteksi tanaman.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep DNA barcoding secara teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai penerapan teknologi tersebut dalam dunia industri dan penelitian. Interaksi langsung dengan praktisi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perkembangan teknologi serta kebutuhan kompetensi di bidang yang terus berkembang.

Kolaborasi antara Departemen Proteksi Tanaman IPB University dan PT Genetika Science Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperluas perspektif mahasiswa terhadap penerapan ilmu proteksi tanaman. Sinergi antara akademisi dan industri diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui Guest Lecture Seri 41, Departemen Proteksi Tanaman IPB University kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang menghubungkan ilmu akademik, teknologi mutakhir, dan kebutuhan dunia profesional, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan riset dan industri di masa depan.