Logo

Daftar Berita

Prestasi: Ranking Staf Dosen PTN pada Ranking Ilmuan Se-Indonesia Menurut Profil Goggle Scholar

Prestasi yang membanggakan hadir dari ranking ilmuan yang diadakan oleh CSIC (Spanish National Research Council) atau Lembaga Penelitian Spanyol dan Webometric, dimana pada ranking ini terdapat empat staf dosen Departemen Proteksi Tanaman, yaitu Prof. Damayanti Buchori pada urutan 57, Prof. Aunu Rauf urutan 130, Prof. Sri Hendrastuti Hidayat urutan 173 dan Ir. Djoko Prijono, M.Agr.Sc. urutan 271

Ranking ini dibangun dengan data yang dikumpulkan selama minggu kedua Maret 2016 dari profil publik para peneliti yang bekerja di lembaga-lembaga Indonesia. Ini adalah ranking BETA dari para ilmuwan menurut kehadiran mereka yang dinyatakan (secara sukarela) dalam basis data Pengutipan Google Scholar. Daftar ini terdiri dari 275 profil dengan H-index sama dengan atau lebih besar dari 10 (dari total lebih dari 11.000 profil).

Prosiding SEAPPRO 2019

Southeast Asia Plant Protection Conference atau yang dikenal deangan nama SEAPPRO berlangsung pada 14 agustus 2019, salah satu output dari konfrensi ilmiah ini adalah prosiding, UKPHT (Unit Kajian Pengendalian Hama Terpadu) Departemen Proteksi Tanaman selaku paniti penyenggara SEAPPRO ini bekerjasama dengan IOP Publishing untuk menerbitkan prosiding ini, setelah penantian yang panjang akhirnya prosiding SEAPPRO 2019 sudah terbit pada IOP EES (IOP Conference Series: Earth and Environmental Science) Volume 468 2020 yang dapat diakses  pada link berikut: https://iopscience.iop.org/issue/1755-1315/468/1

Liputan: Serangga Sahabat Kita

Sabtu 22 Februari 2020, Entomologi Club (Entoclub) HIMASITA-PTN bersama dengan Museum Serangga Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Yayasan Peduli Konservasi Alam - PEKA Indonesia  mengadakan acara turun ke sekolah untuk melakukan pengenalan terhadap serangga, acara ini bertajuk “Museum Serangga Masuk Sekolah” acara ini merupakan bagian dari acara tematik Museum Serangga TMII yang sejak tahun 2018 berjalan dan bekerja sama dengan Entoclub. Acara Museum Serangga Masuk Sekolah ini menggaet MTS Al-Huda, Sukabumi – Jawa Barat sebagai sekolah yang dikunjungi. Kegiatan utama yaitu pengenalan manfaat serangga sejak dini terutama bagi penduduk daerah kawasan konservasi diikuti oleh murid kelas 8, dengan tema yaitu "Serangga Sahabat Kita". Acara ini dimulai dengan pengenalan serangga dan alat penangkap serangga, kemudian mengajak adik-adik melakukan ekplorasi serangga di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Hadir sebagai instruktur yaitu staf dosen Departemen Proteksi Tanaman Nadzirum Mubin, S.P, M.Si dengan didampingi lima orang mahasiswa anggota Entoclub, selain itu Bapak Lilik Kundar Setiadi yang merupakan perwakilan dari Museum Serangga TMII pun turut hadir.

 

entoclubxtmii-Galery

Sidang Promosi (Terbuka) Doktor: P.S Fitopatologi a.n Selamet

Sidang Promosi (Sidang Terbuka) Doktoral merupakan salah satu prosesi yang wajib dilakukan oleh seorang calon doktor di Sekolah Pascasarjana IPB. Salah satu calon doktor dari Program Studi Fitopatologi atas nama Selamet telah melakukan sidang promosi pada tanggal 12 Maret 2020 bertempat di Ruang Sidang 202 Gedung Pascasarjana – IPB University.

Mahasiswa pascasarjana yang menjadi calon doktor ini merupakan masiswa yang berada dibawah komisi pembimbing Dr. Ir. Supramana, M.Si, Prof. Dr. Ir. Meity Suradji Sinaga, M.Sc, Dr. Ir. Ali Nurmansyah, M.Si, dan Dr. Ir. Kikin H. Mutaqin, M.Si. Sdr Selamet menyampaikan hasil penelitian disertasinya yang berjudul “Ambang Kerusakan dan Kerugian Ekonomi Nematoda Sista Kentang di Indonesia: Studi Kasus di Dataran Tinggi Dieng”.

Sidang Promosi ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr. Suwardi sebagai perwakilan Rektor IPB, dengan penguji luar komisi yaitu Dr. Ir. Asep Setiawan, M.S, dan Dr. Nurjanah, SP, M.Si. Prof. Dr. Ir. Sri Hendrastuti Hidayat, M.Sc turut hadir sebagai Ketua PS. Fitopatologi, Departemen Proteksi Tanaman-IPB.

Penelitian Sdr Selamet menghasilkan data berupa ambang kerusakan dam kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh patogen tanaman kentang yang selama ini menjadi momok petani, yaitu Nematoda Sista Kentang yang dimana data ini bisa menjadi acuan petani dilapang untuk melakukan pengendalian.

PDF Download