Logo

What We're Doing Right Now

  • Selamat Kepada 5 Tim PKM Departemen Proteksi Tanaman 2018

    PKM atau istilah lengkapnya Program Kreativitas Mahasiswa merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia (RistekDikti). Program ini di khususkan untuk mengolah krativitas mahasiswa perguruan tinggi di seluruh Indonesia, tak terkecuali mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman, Faperta-IPB. Tahun ini terdapat lima tim mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman yang judul PKM nya masuk seleksi dan didanai oleh RistekDikti.

    Berikut merupakan daftar jenis, tim mahasiswa serta judul PKM mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman yang didanai RistekDikti tahun 2018

    Tim 1

    PKM-PE (Penelitian Eksakta)

    Kiki Adelina (A34140016)

    Retno Asih (A34140024)

    Milad Rahmatillah (A34140085)

    Judul PKM: “(Be-Herb) Bedak herbal untuk pengendalian penyakit pascapanen”

    Tim 2

    PKM-PE (Penelitian Eksakta)

    Desy Eka Putri (A34140021)

    Wahyuning Dwi Novitasari (A34140029)

    Lisa Bela Fitriani (A34150050)

    Judul PKM: “Formulasi bakteri endofit asal tanaman Brotowali untuk pengendalian penyakit karat daun Kedelai (Phakopsora pachyrzhi)”

    Tim 3

    PKM-PE (Penelitian Eksakta)

    Wahyuning Dwi Novitasari (A34140029)

    Desy Eka Putri (A34140021)

    Noni Irnandianis Wibiani (A34150041)

    Judul PKM: “(FORFITKU) Formulasi bakteri endofit tumbuhan paku sebagai agens biokontrol Fusarium oxysporum pada tanaman bawang merah”

    Tim 4

    PKM-PE (Penelitian Eksakta)

    Umar Sadikin Akbar (A34150099)

    Elina Diana Surya (A34150051)

    Rizki Awaliyah Putri (A34150092)

    Judul PKM: “Peningkatan ketahanan tanaman Tomat terhadap penyakit bercak cokelat dengan stimulasi musik”

    Tim 5

    PKM-M (Pengabdian kepada Masyarakat)

    Slamet Iman Taofik (A34160008)

    Mar'ie Muhammad (A34160025)

    Yusnia D.P.S (A34160094)

    Agung Nurfaizi (A1460063)

    Unwanah (C34170068)

    Judul PKM: “AGRIYOUNGS (Agroecological Education for Young Generations): Edukasi pertanian bagi santri kahuripan, Desa Sukadamai, Bogor”

    Departemen Proteksi Tanaman mengucapkan SELAMAT kepada lima 5 tim yang terpilih ini. Terus berjuang semoga terseleksi dan mendapat prestasi nasional diajang PIMNAS tahun ini.

    PDF Download

    Read More

Recent News

Selamat Kepada 5 Tim PKM Departemen Proteksi Tanaman 2018

PKM atau istilah lengkapnya Program Kreativitas Mahasiswa merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia (RistekDikti). Program ini di khususkan untuk mengolah krativitas mahasiswa perguruan tinggi di seluruh Indonesia, tak terkecuali mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman, Faperta-IPB. Tahun ini terdapat lima tim mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman yang judul PKM nya masuk seleksi dan didanai oleh RistekDikti.

Berikut merupakan daftar jenis, tim mahasiswa serta judul PKM mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman yang didanai RistekDikti tahun 2018

Tim 1

PKM-PE (Penelitian Eksakta)

Kiki Adelina (A34140016)

Retno Asih (A34140024)

Milad Rahmatillah (A34140085)

Judul PKM: “(Be-Herb) Bedak herbal untuk pengendalian penyakit pascapanen”

Tim 2

PKM-PE (Penelitian Eksakta)

Desy Eka Putri (A34140021)

Wahyuning Dwi Novitasari (A34140029)

Lisa Bela Fitriani (A34150050)

Judul PKM: “Formulasi bakteri endofit asal tanaman Brotowali untuk pengendalian penyakit karat daun Kedelai (Phakopsora pachyrzhi)”

Tim 3

PKM-PE (Penelitian Eksakta)

Wahyuning Dwi Novitasari (A34140029)

Desy Eka Putri (A34140021)

Noni Irnandianis Wibiani (A34150041)

Judul PKM: “(FORFITKU) Formulasi bakteri endofit tumbuhan paku sebagai agens biokontrol Fusarium oxysporum pada tanaman bawang merah”

Tim 4

PKM-PE (Penelitian Eksakta)

Umar Sadikin Akbar (A34150099)

Elina Diana Surya (A34150051)

Rizki Awaliyah Putri (A34150092)

Judul PKM: “Peningkatan ketahanan tanaman Tomat terhadap penyakit bercak cokelat dengan stimulasi musik”

Tim 5

PKM-M (Pengabdian kepada Masyarakat)

Slamet Iman Taofik (A34160008)

Mar'ie Muhammad (A34160025)

Yusnia D.P.S (A34160094)

Agung Nurfaizi (A1460063)

Unwanah (C34170068)

Judul PKM: “AGRIYOUNGS (Agroecological Education for Young Generations): Edukasi pertanian bagi santri kahuripan, Desa Sukadamai, Bogor”

Departemen Proteksi Tanaman mengucapkan SELAMAT kepada lima 5 tim yang terpilih ini. Terus berjuang semoga terseleksi dan mendapat prestasi nasional diajang PIMNAS tahun ini.

PDF Download

Siswa SMA Jepang Belajar Proteksi Tanaman

Ilmu tentang pertanian tidak hanya sekedar mempelajari cara bercocok tanam yang selama ini akrab di kalangan anak muda khususnya siswa SMA, ada beberapa bidang lain dalam pertanian yang menarik untuk dipelajari, salah satunya adalah bidang proteksi tanaman. dalam rangka memperkenalkan bidang proteksi tanaman kepada siswa SMA pada hari Jumat 15 Maret 2018 lalu, Departemen Proteksi Tanaman kedatangan siswa SMA dari Sakado International Senior Highschool, Jepang dan SMA Ummul Quro, Bogor

Para siswa terlihat sangat antusias dengan kegiatan belajar sehari ini, banyak dari mereka yang belum mengetahui bidang proteksi tanaman ini, terlebih saat mereka mengunjungi museum serangga, setelah puas melihat serangga-serangga yang menjadi koleksi museum mereka berlanjut ke ruang kelas,  didalamnya mereka menerima materi lebih lanjut mengenai bidang proteksi tanaman dari staf dosen Departemen Proteksi Tanaman.

PDF Download

Seminar Nasional: Menemukan Kembali PHT Kita

Wereng Batang Coklat atau yang petani lebih akrab disebut WBC serta virus tanaman yang ditularkannya merupakan momok yang masih mengincar ketahanan pangan Indonesia, khususnya mengancam persediaan padi nasional. Sejarah terulang, dimana Hama ini mengancam ketahanan pangan indonesia pada masa Orde Baru, tercatat pula dalam sejarah WBC adalah satu-satunya yang memiliki Instruksi Presiden (Inpres), yaitu Inpres No. 3 Tahun 1986. Tahun 2017 lalu serangan WBC kembali mengganas, petani tidak sanggup menahan serangan yang merusak tanaman padi mereka.

Peneliti dan praktisi pertanian sebenarnya sudah memiliki cara yang ampuh untuk menanggulangi serangan ganas WBC, yaitu PHT atau Pengendalian Hama Terpadu, konsep ini juga yang menjadi anjuran yang dikeluarkan dalam Inpres No. 3 Tahun 1986, namun entah keenapa konsep PHT ini seolah terlupakan oleh para petani dilapang. Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian – IPB selaku garda terdepan dalam hal masalah WBC ini ingin mengingatkan kembali mengenai konsep PHT ini, maka dari itu pada Kamis, 22 Maret 2018 ini Departemen Proteksi Tanaman, bersama dengan Perhimpunan Entomologi Indonesia dan Perhimpunan Fitopatologi Indonesia mengadakan Seminar nasional yang bertajut “Menemukan Kembali PHT Kita: Memutus Lingkaran Setan Ledakan Serangan Wereng Coklat dan Virus Padi” bertempat di Auditorium Toyib Hadiwidjaya, Fakultas Pertanian - IPB

Seminar dibuka pada jam 08:30 WIB dan dibuka dengan sambutan ketua panitia acara, yaitu Dr. Ir. Giyanto, M.Si

Sambutan kedua pada seminar nasional ini diberikan oleh Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc yang merupakan Ketua Perhimpunan Entomologi Indonesia.

Sambutan ketiga diberikan oleh Dr. Ir. Aji Hermawan, M.M yang merupakan ketua dari LPPM-IPB yang juga mewakili Rektor IPB dalam acara ini.

Acara dilanjutkan dengan penuturan materi oleh para pakar yang hadir, pemaparan materi ini dibagi menjadi dua sesi.

Sebelum memasuki sesi satu, acara dilanjutkan dengan memutar video Keynote Speech dari Prof. Dr. Ir. Soemartono Sosromarsono, M.Sc yang bercerita mengenai sejarah lahirnya PHT, berikut penuturan beliau mengenai lahirnya PHT dan Ipres No. 3 Tahun 1986

Pada akhir video Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.Sc memberikan ulasan dan beberapa keterangan yang berkaitan mengenai penuturan Prof. Dr. Ir. Soemartono Sosromarsono, M.Sc.

Sesi Pertama dimulai sesudah keynote speech dari Prof. Dr. Ir. Soemartono Sosromarsono, M.Sc, sesi ini memiliki tema mengenai Hama Wereng Batang Coklat dan Virus Padi dan di modertatori oleh Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, MS.

Pembicara pertama di sesi ini adalah Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, M.Sc yang membawakan materi berjudul Sejarah Wereng Coklat di Indonesia

Pembicara kedua dan ketiga adalah Prof. Dr. Ir. Sri Hendrastuti hidayat, M.Sc  dan Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U yang membawakan materi berjudul Penyakit Padi yang Ditularkan oleh Wereng Batang Coklat.

Pembicara keempat adalah Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.Sc yang membawakan materi berjudul Status Serangan WBC.

Keterangan: Kanan-kiri (Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, MS.; Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.Sc; Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, M.S; Prof. Dr. Ir. Sri Hendrastuti hidayat, M.Sc; Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U)

Setelah Sesi pertama, acara dilanjutkan dengan sesi kedua, pada sesi ini tema yang diusung adalah Pengelolaan Hama Wereng Batang Coklat dan Virus Padi dan dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Abadi, MS.

Pembicara Pertama yaitu Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc yang membawakan materi berjudul Pengendalian Hayati Hama Wereng

Pembicara kedua adalah Dr. Fausiah T. Ladja, SP, M.Si yang membawakan materi berjudul  Pengendalian Penyakit Virus Padi.

Pembicara ketiga adalah Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, MSc. yang membawakan materi yang berjudul Pestisida & Wereng Coklat.

Pembicara keempat adalah Dr. Ir. Gatot Mudjiono yang membawakan materi berjudul Kelembagaan Pengelolaan Hama Penyakit.

Keterangan: Kanan-kiri (Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Abadi, MS.; Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc; Dr. Fausiah T. Ladja, SP, M.Si; Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, MSc;  Dr. Ir. Gatot Mudjiono )

Sesi ketiga memiliki format berbeda, yaitu sesi diskusi paralel yang dimana para peserta menusun rekomendasi strategi pengendalian WBC dan Virus Padi di Indonesia, pada sesi ini ada tiga tema besar dan masing-masing tema dibahas pada ruangan berbeda, peserta memilih untuk mengikuti tema yang diinginkan. Tiga tema itu adalah Peran pemerintah dalam pengelolaan ledakan hama wereng coklat & virus padi (Moderator: Ir. Sarsito W. Gaib Subroto, MM), Peran industri saprotan dalam pengelolaan ledakan hama wereng coklat & virus padi (Moderator: Ir. Nandang M Kholil), dan Perkembangan penelitian hama wereng coklat dan virus padi di Indonesia (Moderator: Dr. Martua Suhunan Sianipar).

Setelah sesi diskusi paralel berakhir, seluruh peserta kembali ke gedung utama untuk pemaparan rangkuman hasil diskusi yang dibawakan oleh Dr. Ir. Suryo Wiyono, M.Sc.Agr

Seminar nasional diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada pembicara dan sponsor dan ditutup dengan sambutan oleh Sekjen Perhimpunan Fitopatologi Indonesia Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc dan Foto Bersama

PDF Download

Beasiswa UKT Kapten 47

Program pemberian bantuan UKT ini telah memasuki semester ketiga. Pada dua periode sebelumnya, bantuan UKT ini diberikan kepada 8 orang mahasiswa S1 angkatan 51, 52, dan 53. Memasuki semester ketiga, mahasiswa dari angkatan 51 telah memasuki semester 8, sehingga pada semester selanjutnya, posisi para mahasiswa angkatan 51 akan diisi oleh mahasiswa lain dari angkatan 52, 53, dan 54.

Beberapa ketentuan untuk memperoleh beasiswa ini adalah:

  1. Mahasiswa S1 Proteksi Tanaman angkatan 52, 53, 54
  2. Mahasiswa tersebut wajib memiliki UKT sebesar 1 atau 2.4 juta yang dibuktikan dengan struk pembayaran UKT semester terakhir
  3. Mahasiswa tersebut sedang tidak menerima beasiswa dari sumber manapun
  4. Mahasiswa yang tertarik untuk mendaftar dapat mengirimkan esai 150-200 kata dengan tema “Latar Belakang dan Motivasi Menerima Beasiswa Kapten 47”
  5. Pada bagian bawah esai, mahasiswa mencantumkan nama lengkap, nomor HP serta alamat email.
  6. Esai dan foto/scan bukti pembayarann UKT semester terakhir dikirim ke email kapten47.scholarship@gmail.com sebelum hari Jumat, 23 Maret 2018 pukul 23.59 WIB

Deadlines:

Pengiriman esai dan bukti pembayaran UKT: Jumat, 23 Maret 2018 pukul 23.59 WIB

Mahasiswa dengan esai terseleksi akan mendapatkan formulir yang harus dilengkapi segera.

Pengembalian formulir: Jumat, 30 Maret 2018 pukul 23.59 WIB

Seleksi akan dilakukan kembali terhadap formulir yang masuk. Jika diperlukan, akan dilakukan wawancara. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan April 2018.

NOTE:

Mahasiswa yang terseleksi akan dibiayai UKT nya sampai semester 8, selagi mahasiswa tersebut tidak menerima beasiswa lain dari sumber manapun.

Info lengkap: Instagram @kapten47.scholarship

PDF Download

Recent Events

Seminar Agroekologi Nusantara

29 November 2016

Gedung Kuliah A, Fakultas Pertanian - IPB, Bogor

Diskusi Panel Proteksi Tanaman: Penyelamatan Produksi Beras Nasional dari Ledakan Penyakit Blas

01 October 2016

Institut Pertanian Bogor, Dramaga Bogor